Pomalaa, 5 Juli 2026 – PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel Kolaka resmi menutup Pelatihan Kain Tenun dan Tali Rajut yang telah berlangsung selama tiga minggu. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan, pelestarian budaya lokal, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembelajaran secara teori dan praktik mengenai teknik dasar hingga lanjutan pembuatan kain tenun dan kerajinan tali rajut. Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga dibekali materi tentang inovasi desain, peningkatan kualitas produk, hingga strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.
Kolaka Region CSR & ER Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan semangat dan dedikasi tinggi.
“Kami berharap keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan ini dapat terus dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan. Selain mampu meningkatkan pendapatan keluarga, keterampilan ini juga diharapkan dapat menjaga dan melestarikan kerajinan lokal sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dibanggakan,” ujar Muhammad Rusdan.
Acara penutupan turut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Pomalaa, Minrang, Lurah Kumoro Rodiyanto, serta jajaran Kolaka CSR & ER Bureau PT ANTAM UBP Nikel Kolaka.
Sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap hasil pembelajaran, kegiatan penutupan dirangkaikan dengan pameran karya peserta. Berbagai produk kain tenun dan kerajinan tali rajut yang dipamerkan memperlihatkan peningkatan kemampuan, kreativitas, serta kualitas hasil karya yang telah dicapai selama mengikuti pelatihan.
Sebagai tindak lanjut program pemberdayaan ini, para peserta akan difasilitasi untuk mengikuti kegiatan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tahun 2026 di Makassar. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan memperoleh pelatihan lanjutan mengenai Digital Marketing, Branding Produk, serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bekal untuk mengembangkan usaha dan memperluas akses pasar.
Melalui program ini, PT ANTAM UBP Nikel Kolaka berharap dapat melahirkan kelompok-kelompok perajin yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Kehadiran para pelaku usaha kreatif tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor usaha mikro di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Ke depan, PT ANTAM UBP Nikel Kolaka akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi lokal, serta penguatan hubungan yang harmonis dan berkelanjutan antara perusahaan dengan masyarakat.













