PT Vale Indonesia Tbk menggelar panen bersama demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sejalan dengan visi Prabowo Subianto melalui agenda Asta Cita serta target pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Program demplot yang dikembangkan merupakan hasil kolaborasi antara PT Vale, pemerintah daerah, kelompok tani, dan lembaga riset untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah sekitar operasional perusahaan.
CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Program demplot padi ini dikembangkan pada lahan seluas 36 are, terdiri dari 10 are budidaya organik dan 26 are budidaya konvensional. Berbagai varietas unggul seperti PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu diuji dengan penerapan teknologi pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap kondisi agroklimat lokal.
Selain itu, inovasi teknologi seperti sistem Perennial Rice dan Salibu juga diterapkan, yang memungkinkan panen berulang tanpa penanaman kembali sehingga dapat menekan biaya produksi petani hingga sekitar 50 persen.
Hasil panen menunjukkan perkembangan yang positif. Pada lahan organik varietas Trisakti seluas 10 are, hasil panen mencapai 6,9 ton. Sementara pada lahan konvensional seluas 26 are, total produksi mencapai sekitar 15 ton dari enam varietas yang diuji.
Sekretaris Daerah Kolaka, Akbar, mengapresiasi dukungan PT Vale dalam memperkuat program ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri sangat penting untuk mendorong tercapainya swasembada pangan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Vale sejak 2021 juga telah konsisten mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah Kolaka. Hingga kini, puluhan petani telah terlibat dalam program tersebut, termasuk petani perempuan, sebagai bagian dari upaya membangun sistem pertanian yang inklusif, produktif, dan ramah lingkungan.
Ke depan, model demplot padi berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.













